Beranda > Matematika > Berapa Persen Ayam Yang Mati?

Berapa Persen Ayam Yang Mati?

Ayam Matematika

Ini cerita nyata di salah satu kampus yang nama kampusnya saya samarkan.

Ceritanya cukup membikin miris hati saya, di jurusan matematika kampus ini pada saat sidang skripsi, seorang mahasiswi matematika diberikan soal oleh dosen pengujinya seperti ini:
“jika kamu punya ayam 10 ekor, dan mati 5 ekor. Berapa persen ayammu yang mati?”
dan tau apa jawabannya…
“5 persen pak”
ditanya lagi oleh si dosen
“kalau mati 2 ekor berapa persen yang mati?”
kembali dijawab dengan jawaban yang menyedihkan
“2 persen pak”
disambung oleh dosennya
“kalau mati 10?”
kali ini si mahasiswi terdiam cukup lama dan menjawab
“100 persen pak”

Sungguh menyedihkan kualitas si mahasiswi tsb, tapi koq bisa lulus semua mata kuliah di matematika sehingga bisa mengikuti sidang sarjana. Saya sendiri sering mengalami mahasiswa yang tidak bisa mengitung jumlah pecahan dan menghitung persentase sehingga saya kesulitan mengajar, dan putus asa karena gagal menghasilkan proses belajar yang berkualitas.

Saya rasa saya tidak bisa menyalahkan si mahasiswi sepenuhnya, saya cenderung menyesalkan kampusnya yang tidak bisa menyeleksi mahasiswa, sehingga semua calon mahasiswanya diterima agar uang yg masuk makin banyak.

Inilah kalau kepentingan bisnis menguasai pendidikan, dimana demand guru, terutama guru matematika yang tinggi dimanfaatkan mengejar keuntungan sebanyak2nya.

Categories: Matematika
  1. jundi
    Oktober 1, 2009 pukul 17:09 | #1

    betul tu pak… klo pendidikan udah dijadiin komoditi bisnis. kualitas udah ga penting lagi. yang penting adalah berapa banyak berani ngasih sumbangan supaya masuk ke intitusi pendidikan… hehehe :-P

  2. Oktober 2, 2009 pukul 11:23 | #3

    Kalau sudah demikian adanya siapa yang patit disalahkan, institusinya, yudikasinya, atau mahasiswa bersangkutan ? Sepertinya sdh seperti lingkaran setan. tidak karuan ujung pangkal masalahnya.

    • Oktober 8, 2009 pukul 10:51 | #4

      saya juga ga berdaya mengetasinya mas…, cuma orang kecil saya

  3. darwis
    Oktober 2, 2009 pukul 14:30 | #5

    bisa lulus mas,
    kan dl yg ditanyain punya ayam 10 mati 2 sisanya yg hidup berapa?
    kalau hilang 5 sisanya?

    :D

    atau mungkin dosennya yg terlalu pinter mas, jadi mhs ga mudeng?

  4. jurimbkr
    Oktober 3, 2009 pukul 08:31 | #7

    itulah mas dilema pendidikan indonesia… siswa msuk skolh~kuliah sgt mahal,sdh msuk di ospek lg,malah smpai ada yg meninggal.pdhl kwlitas pndidikn ny msh dpertnyakan…pdhal gaji guru 2x lipat dr gaji pns biasa… waduh….

  5. andina
    Oktober 3, 2009 pukul 23:25 | #8

    pak ada yang lebih menyedihkan lagi loh
    salah satu kampus swasta di daerah cikutra, lebih mementingkan persentase kehadiran siswa untuk memberikan nilai.
    kalau kehadiran 100% langsung dapat nilai A, dibandingkan dengan siswa yang UTS dan UAS nya diatas 70 tapi 2x sakit 1x ijin dan 1x alpa dikasih nilai C.

    yang penting hadir walaupun tidak menguasai bahan ajaran. sangat menyedihkan (apalagi buat saya yang mengalami) karena gara2 sistem aneh begitu predikat akreditasi kampus langsung anjlok dan saya juga jadi ikut terpengaruh. waktu masuk akreditasi A eh pas keluar akreditasi C, gimana ga sedih pak.
    kualitas output mahasiswanya ya seperti itu mungkin, sampai dosen senior sendiri mengakui sering mendapat keluhan dari perusahaan dari placement office kampus yang dapat alumni berkemampuan rendah.

    • Oktober 8, 2009 pukul 10:54 | #9

      waduh susah kalo begitu, bisa-bisa kampusnya ga dipercaya perusahaan lagi

  6. Oktober 5, 2009 pukul 16:14 | #10

    wah kacau tu pak

  7. munduz
    Oktober 6, 2009 pukul 21:40 | #12

    Ampun dech, kayaknya dosennya lebih bego lagi nich, jangan2 mahasiswinya ” ayam kampus ” tobat abiz…..

  8. jihad1810
    Oktober 7, 2009 pukul 07:49 | #14

    wah…ternyata da yg kyk gt…
    klo mnrut bpk UNRAM gmn..??

  9. BulQaini
    Oktober 7, 2009 pukul 23:19 | #16

    kayaknya nyindir **sensor** ne….
    pi g’ pa2 jadi motivasi biar mhasiswa **sensor** bisa nyadar diri…
    pi menurut saya kedisiplinan yg paling utama,,,
    cba pkir,gmana mhasiswa gk amburadul kalo situasi kampusnya jga amburadul..

  10. Oktober 12, 2009 pukul 09:38 | #18

    waduH.. msak ngitung gtu ja gk bisa..
    terlaLu…!!

    2, 3 anak beranama lisa..
    anak kecil aja bisa…

    • Oktober 12, 2009 pukul 20:31 | #19

      Mudahan ga terjadi lagi ya..

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  11. Oktober 12, 2009 pukul 09:41 | #20

    pantesan saja SDM kita jeleK..

    • Oktober 12, 2009 pukul 17:03 | #21

      Mudahan tidak lagi ya

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  12. TAQWIM ZULHADY
    Oktober 13, 2009 pukul 06:07 | #22

    kUALITAS PENDIDIKAN KITA SUNGGUH MENGGELIKAN, GAK PERCAYA ?????
    SARJANA MATEMATIKA MASAK KALAH ITUNG2ANGAN MA DAGANG TERASI DI PASAR
    SARJANA PETERNAKAN BAYAKAN K.O MA PETERNAK DESA GAK TAMAN SMP
    SARJANA TEKNOLOGI PERTAMBANGAM KALAH TOTAL MA ORANG2 SEKEREBEL ……………

    • Oktober 13, 2009 pukul 14:51 | #23

      Kalah dalam hal apa dulu mas….

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  13. Oktober 16, 2009 pukul 11:58 | #24

    wah wah mudah-mudahan tak terulang lagi :D

    • Oktober 16, 2009 pukul 18:28 | #25

      Mudahan ya mbak

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  14. Oktober 22, 2009 pukul 14:38 | #26

    saya juga lemah nih dalam menghitungT.T

    • Oktober 23, 2009 pukul 11:28 | #27

      Tapi soal diatas bisa kan?

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  15. Oktober 25, 2009 pukul 19:19 | #28

    masa seh ceritanya bgtu pak…trus apa yang bpk lakukan stelah itu, apakah dia lulus ujian meja??

    • Oktober 27, 2009 pukul 20:05 | #29

      Lulus koq, sy cuma mendengar dr ruang sebelah, ga ikut nguji.

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  16. November 1, 2009 pukul 15:31 | #30

    Mas adit, saya kan baru belajar bikin blog, tolong donk beritahu bagaimana cara menyisipkan alamat web pada tulisan di blog, karena saya memasukan suatU alamat tetapi saat di terbitkan alamat itu tidak bisa di klick

    • November 3, 2009 pukul 10:02 | #31

      Pake tanda <a href… Gt mbak, kalo sy tuliskan lengkap di komentar ini jadi ga muncul kodenya. Email sy aja.

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: "Berapa Persen Ayam Yang Mati?"

  17. asep
    November 28, 2009 pukul 20:02 | #32

    atau mungkin mahasiswi tersebut dedang tegang dengan suasana sidang..
    buktinya dia tau kalo mati 10 jadinya 100% yang mati.. :) )

    • November 29, 2009 pukul 05:43 | #33

      Oya sy br ingat, stlh bilang semuanya baru bilang 100%, pas 10 bilang 10% juga.

      -original message- Subject: [Blognya Adit38] Komentar: “Berapa Persen Ayam Yang Mati?”

  1. Belum ada trackback.