Sony Ericsson Satio (bag.2)

Preview Satio:
1. First Look: Baca
2. Desain Satio: Baca
3. Tatap Muka Satio: Baca
4. Multimedia Satio: Baca
5. Kamera Satio: Baca
6. Kesimpulan: Baca

Dengan dimensi 112 x 55 x 13 mm Sony Ericsson Satio sangat pas di saku tanpa menyebabkan gangguan berarti. Ini adalah semua yang kamu harapkan dari ponsel layar sentuh 3.5″  dan tambahan ketebalan disekitar lensa kamera tidak begitu menggangu. Sony Ericsson masih belum mau menyebutkan berat resmi dari Satio jadi dari perkiraan digital kami, Satio kira-kira seberat 126 gram dan diyakini versi finalnya tidak berbeda jauh. Dari sudut pandang kami 126 grams sangat bisa diterima.

Design dan konstruksi

Bodi Sony Ericsson Satio dibuat dari plastik. Plastik yang digunakan pada Satio jelas memiliki kualitas yang sangat baik dan tidak ada laasan untuk mempertanyakan realibitasnya.

Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio
Satio tampak sangat  rapi

Bagian depan Satio sangat sederhana, layar 3.5″ memenuhi bodi depan Satio. Tersembunyi tiga hal disana, video-call camera, ambient light sensor dan earpiece.

Tombol pada Satio mungkin agak kecil dan tipis tapi bisa ditekan dengan baik. Tombol yang patut dipertanyakan adalah tombol menu yang berada diantara tombol panggil dan tombol end, seperti pada ponsel S60 edisi ke-5 lainnya.

Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio
Tombol pada bawah layar • video-call camera dan ambient light sensor disebelah earpiece

Layar sentuh 3.5″ 16M-color tidak terbantahkan lagi adalah salah satu andalah Satio. Layarnya sangat berkualitas dengan brightness yang luar biasa dan kontrak yang sempurna untuk sebuah layar TFT. Gambar akan tampak impresif disitu.

Layar membutuhkan sedikit tekanan saja untuk bisa terdeteksi.  – kamu tidak perlu menekannya seperti beberapa layar sentuh. Satio bisa dikontrol dengan stylus atau dengan jari.

Pada bagian kiri Sony Ericsson Satio terdapat kunci untuk layarnya, segala konektifitas dan slot microSD. Sangat disayangkan tidak adastandar jack 3.5mm dan microUSB untuk data transfer beserta charging.

Setidaknya slot microSD dilindungi dengan plastik sehingga tidak gampang kemasukan debu dan kotoran. Plus, Satio sudah menggunakan microSD dari sebelumnyaMemory Stick Micro M2.

Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio
Kunci layar dan port konektifitas

Pada samping kanan, terdapat tombol kontrol kamera, diantaranya tombol jepret, tombol mode kamera, dan tombol galeri, dan yang agak aneh – tombol volume. Tombol volume juga berfubgsi sebagai tombol zoom

Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio
Samping kanan Satio

Tombol power Satio berada di bagian atas, disebelah loudspeaker.

Sony Ericsson Satio
Tombol power dan loudspeaker

Sementara dibawah terdapat lanyard eyelet.

Sony Ericsson Satio
Lanyard eyelet

Bagian belakan Sony Ericsson Satio adalah yang paling menarik. Bukan hanya pelindung lensa yang stylish seperti pada C905 – tapi apa yang ada dibalik itu.

Lensa kamera 12 megapixel ditemani oleh xenon dan LED flash, jadi Satio dengan sempurna mengatasi kondisi mini cahaya dalam mode kamera dan  camcoder.

Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio
Lensa kamera 12 MP

Yang ingin dipertegas adalah, kamera Satio sangat mengagumkan dan bisa menggantikan digicam saku. Akan dibahas nanti.

Membuka kover baterai, tampak baterai  Li-Po BST-33 berkapasitas 1000 mAh. Baterai bisa menghidupkan ponsel selama dua hari dengan bluetooth hidup nonstop dan sinkronisasi email secara regular.

Sony Ericsson Satio
Baterai 1000 mAh

Secara umum build quality dari Satio cukup bagus dan meterial yang digunakan tangguh dan tampak manis. Ponsel sangat sempurna dalam gengaman, mungkin bertentangan dengan bayanganmu, ketebalan pada bagian atas ponsel tidak mengurangi keseimbangan dan kenyamanan dalam menggenggam.

Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio Sony Ericsson Satio
Sony Ericsson Satio dalam gengaman

Iklan

24 comments on “Sony Ericsson Satio (bag.2)

  1. Ping-balik: Sony Ericsson Satio (bag.6) « Blognya Adit38

  2. Ping-balik: Sony Ericsson Satio (bag 5) « Blognya Adit38

  3. Ping-balik: Preview Sony Ericsson Satio (Idou) « Blognya Adit38

  4. Ping-balik: Sony Ericsson Satio (bag. 3) « Blognya Adit38

  5. Ping-balik: Sony Ericsson Satio (bagian 4) « Blognya Adit38

  6. dit ….
    ada facebook gak ?
    btw … kira2 nih, si soner satio ini berapaan yah harganya ?
    trus kapan ada di indo ?

  7. Waduhh..P5i yang aku tunggu2 aja blom ada “titik terangnya” kapan nongol, skg udh ada ada SE satio?!?
    Oya aq mo tny niy.. kalo SE G705i ktny kameranya jelek. bnr? padahal kan udah 3,15MP.

  8. kalo boleh dikira kira kapan ya melunucurnya dan berapa harganya, karena saya lihat di suatu majalah satio/idou/u1i itu harganya 3,5 juta… apakah harga itu tidak terlalu murah untuk hp ini? terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s