Fiancee Formula | Mengaplikasikan Matematika ke Masalah Cinta

Bisakah kita menerapkan matematika ke permasalahan cinta? Seorang Professor Matematika bernama Anthony Dooley berhasil menemukan rumus bernama “fiancee formula”.

Tulisan ini berawal dari presentasi empat orag mahasiswa saya (emi, dony, hikmah dan hanafi) yang masih tingkat satu di prodi matematika universitas mataram yang bertemakan CINTA.

Mengitup kata Professor Anthony, mengaplikasikan matematika ke permasalahan hati sangatlah berbahaya, karena dalam hidup kita banyak melibatkan emosi, jadi kita musti tidak berpikir singkat. Tapi jika kamu ingin menerapkannya kamu bisa pelajari fiancee formula.

Rumus ini didasarkan pada sebuah metode dalam ilmu statistik, yang dikenal sebagai “optimal stoping” atau biasa dikenal dengan “saat yang paling tepat untuk memulai”. Menurut rekan saya yang spesialisasinya di statistik, ini bukan lah metode baru, tapi metode lama yang diterapkan di tempat berbeda. Sebagai ilustrasi, metode untuk menentukan zat pencemar di suatu sungai bisa diterapkan di sungai lainnya kan (atau di sumur dll).

Kita tidak akan bicarakan matematikanya disini, langsung ke rumusnya saja yah…

  • Pertama-tama kamu pikirkan berapa usia maksimalmu untuk menikah, misalkan b.
  • Kedua kamu pikir berapa berapa usia termudamu untuk menikah, misalkan a
  • Ketiga kalikan selisih a dan b dengan 0,386, maka didapat 0368.(b-a)
  • Nah jumlahkan hasil yang kamu peroleh di langkah ketiga dengan a, maka jumlah itu adalah usia optimum kamu untuk menikah.

Saya berikan contohnya

  • Misalkan saya tidak ingin menikah melewati usia 38 tahun dan juga tidak mau menikah sebelum berusia 30 tahun
  • Selisih 8 tahun itu saya kalikan dengan 0,368, dapatnya 3,088
  • Saya tambahkan dengan umur termuda tadi, jadi saya dapatkaj 30 + 3,088 =33,088
  • Nah usia saya paling optimum untuk menikah kira-kira 33 tahun

Rumus ini didedikasikan Professor Anthony untuk laki-laki, tapi bisa juga diterapkan bagi wanita. Jadi jika kamu seorang wanita yang menunggu-nunggu dilamar pacarmu (yangsering ragu), tinggal berikan saja dia kalkulator.

Oya akurasi rumus ini hanya 40%, jadi jangan terlalu jadi patokan.

Iklan

2 comments on “Fiancee Formula | Mengaplikasikan Matematika ke Masalah Cinta

  1. bila dilakukan pendekatan yang intesif.. pertumbuhan cintanya bukan liner lagi, tapi kurva sigmoid.. dan korelasi dengan jumlah kunjungan bisa mencapai 70 %, probailitas untuk putus ditengah jalan cuma 25 % wk wkw wk wk.. lucu.. lucu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s