Ditipu atau Tertipu ?

donald-sad-coloring-page.jpg

Mungkin tumben saya bicara topik seperti ini di blog, tapi ada hubungannya dengan ponsel dan matematika koq.

Ada 2 kasus yang saya temui hingga menulis hal ini, yakni seorang pelanggan im3 dan pelanggan xl yang mengatakan ditipu oleh provider mereka.

Si pengguna im3 di lombok tertarik dengan iklan im3 yang tarif nelpon ke indosat cuma 50 selama 24jam, tp ternyata nelpon ke im3 temannya di jawa dibawah 2 menit kena diatas jauh diatas 50/menitnya (kena 900 kalo ga salah), pengguna im3 ini mengaku ditipu oleh indosat.

Lain cerita pelanggan xl ini, dia tertarik pake tarif rame xl yg 25/menit kesemua xl seluruh indonesia, tapi ternyata nelpon 1 menit temannya yg xl jam 18.00 kena 500, pengguna xl ini mengaku ditipu oleh xl.

Saya berpikir…, sebenarnya ditipu atau tertipu sih ??

Dari aturan bhs indonesia, imbuhan ter artinya kan tidak sengaja, lalu imbuhan di artinya sengaja. Contohnya dibawa dan terbawa, terbawa artinya tidak sengaja bawanya, kalo dibawa sengaja bawanya.

Dari pandangan matematika pernah saya bahas disini . Jadi misalkan saya seorang jomblo berumur 18 tahun yang lagi berusaha untuk mendapatkan pasangan wanita, seseorang menawarkan datang ke pesta ultahnya dimana dia ada 100 orang tamu cewenya yang berusia rata2 17tahun. Bagi saya ini kesempatan punya pacar jadi saya datang ke pestanya. Tapi ternyata tamu wanitanya terdiri dari 50 ibu berusia 33 tahun mengajak anak cewenya yg berusia 1 tahun. Nah saya tertipu atau ditipu teman tadi? Yang jelas teman tadi bicara jujur kan? Saya yang tidak mencari info lebih detail.

Dari ilmu psikologi, kasus diatas sebenarnya yang menipu otak saya sendiri, sehingga kata ‘rata2 cewe umur 17th’ langsung diartikan otak saya dengan sangat muluk (kemungkinan terbaik), yakni semuanya cewe berusia 17th. Jadi keinginan besar punya pacar membuat informasi tadi diterjemahkan otak saya sebagai kesimpulan yang membuat diri saya tertipu oleh teman tadi, alias saya ditipu oleh otak saya.

Saya kira kasus pelanggan im3 dan xl diatas kurang lebih mirip, mereka sangat ingin tarif murah, jadi iklan yang sebentar itu membuat mereka menyimpulkan kemungkinan tarif termurah. Mereka tidak menyelidiki syarat dan ketentuannya lbh lanjut. Padahal iklan operator berkata jujur, bahwa benar tarifnya segitu.

KESIMPULAN

Jadi jangan pernah cepat tergoda iklan operator, iklan itu berkata jujur, otak kita lah yang menipu dirimu. Jika tidak ingin tertipu, pelajari syarat dan ketentuan promo operator tsb ya. Karena operator adalah psikolog yang mampu berbicara jujur tapi membuat otak kita lah yang menipu diri kita sendiri.

Posted by Wordmobi

Iklan

8 comments on “Ditipu atau Tertipu ?

  1. tapi kalau 33 tahun tetep cantik dan bahenol saya tetep mau kok. Hahaha, malah ngomongin tante2.

    Kalau menurut saya, kasus di atas termasuk ditipu.
    Para service provider dengan berbagai cara mendandani iklan mereka agar layanan mereka terlihat menggiurkan, murah, dsb, padahal sebenarnya menjebloskan. Dengan kata lain, mereka sengaja menipu.
    (saya ngomong apaan toh?)

  2. sbnarnya bkn d tipu or tertipu tp hny kt blm tau scr mendetail sj syarat ketentuannya kl sdh tau semua n trfx trnyt berbeda nah ini yg sdh trmsk kategori menipu

  3. Coba pikirkan tujuan operator membuat iklan tersebut apa?
    pasti untuk mengelabui atau bahasa kasarnya menipu konsumen khan ?? karena saya yakin mereka itu orang2 pinter , jadi iklan itu sengaja dibuat untuk menarik sekaligus menjebak konsumen yg notabene konsumen itu tidak semuanya orang pinter atau orang yg jeli dan teliti .

    mungkin kl masih ada keterangan syarat dan ketentuan yg berlaku sih masih mendingan , setidaknya ada penjelasan , tp diantara mereka ada yg tidak memberi keterangan sama sekali tentang syarat dan ketentuan tersebut , contohnya tentang perhitungan atau billing paket internet 3 three , dan saya benar-bnar ditipu mentah-mentah dan saya bisa membuktikannya .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s